Tampilkan postingan dengan label google. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label google. Tampilkan semua postingan

Restore 'Events' yang Terhapus pada Google Calendar

Diposting oleh AHLAN WASAHLAN on Rabu, 04 April 2012

Saat bekerja pada Google Calendar, terkadang anda tidak sengaja menghapus salah satu events yang telah dibuat. Memang ketika tidak sengaja terhapus, anda masih memiliki waktu setidaknya 30 detik untuk tersadar dan mengeklik tombol Undo untuk mengembalikan events.

Tetapi bagaimana bila terlewat? Karena sifatnya adalah cloud, maka Google sendiri mengatakan bahwa event yang telah terhapus tidak dapat dikembalikan (Restore). Tetapi tenang saja karena ada solusinya, yaitu menggunakan tools yang bernama Spanning Undelete. Berikut langkahnya.

1. Akses alamat freetools.spanning.com/#undelete, kemudian daftar terlebih dahulu dengan mengeklik tombol Sign in.

2. Setelah itu Google akan meminta anda untuk membolehkan tools untuk mengakses akun anda. Klik tombol Allow.

3. Lanjutkan dengan mengeklik tombol Allow access ketika tools meminta ijin kembali.

4. Proses berlanjut dimana anda akan dibawa ke jendela pengaturan Spanning Undelete yang akan terbagi menjadi 2. Jendela bagian kiri akan menampilkan calendar, sedangkan di bagian kanan menampilkan daftar event sudah di-restore. Saat ini masih kosong karena baru digunakan.

5. Untuk melakukan restore, klik calendar yang ada di bagian kiri jendela dan klik tombol Undelete.

6. Jika event telah terhapus sebelum muncul, klik tombol Refresh yang ada. Jangan mengeklik tombol Refresh yang ada pada browser karena tidak akan berguna.

7. Ketika melakukan proses Undelete, anda diberikan opsi untuk menambahkan teks[UNDELETE] pada event yang telah berhasil di-restore. Selain itu tersedia fungsi lain yaitu mengirimkan kembali invitation pada orang-orang yang ada di event. Klik tombol Undelete untuk melanjutkan.

8. Tunggu proses berjalan, lama tidaknya tergantung dari koneksi internet.

9. Jika berhasil, maka event akan berada pada waktu yang sebelumnya sudah anda tentukan.

More aboutRestore 'Events' yang Terhapus pada Google Calendar

Google Drive Akan “Launching” Di Awal April

Diposting oleh AHLAN WASAHLAN on Sabtu, 31 Maret 2012

Raksasa dunia maya, Google, tak henti-hentinya meluncurkan berbagai inovasi. Setelah meluncurkan Google Play, kini Google sedang berencana untuk meluncurkan layanan terbaru mereka, yang bernama Google Drive.


Aplikasi penyimpanan awan dari Google, Google Drive, dikabarkan akan resmi dirilis pada bulan April 2012. Menurut kabar yang beredar, Google Drive akan menyediakan media penyimpan gratis sebesar 5 GB.


Informasi mengenai penyimpanan gratis sebesar 5GB yang akan diberikan oleh Google ini diketahui dari sebuah bocoran gambar, dalam bocoran gambar tersebut terlihat penyediaan layanan ini di versi Windows dengan detail penyimpanan 5 GB, lebih tinggi dari penyimpan gratis yang ditawarkan Dropbox yakni sekitar 2GB.



Google Drive dikabarkan bisa dipasang untuk mendukung Google Docs. Ini berarti Google Drive dan Docs mungkin saja akan digabungkan.
Selain itu, Layanan Google Drive juga akan bisa melakukan sinkronisasi berkas data yang tersimpan di awan internet melalui akses komputer, perangkat mobile atau tablet. Berkas yang disimpan bisa diakses melalui www.drive.google.com
More aboutGoogle Drive Akan “Launching” Di Awal April

Google akan Punya Teknologi Face Recognition

Diposting oleh AHLAN WASAHLAN on Rabu, 14 Maret 2012


Google sepertinya sedang giat-giatnya membangun raksasa usahanya. Baru-baru ini, mereka sudah memperoleh teknologi face recognition dari sebuah perusahaan software yang bernama Pittsburgh Pattern Recognition atau biasa disebut PittPatt.
Belum jelas di mana teknologi ini akan diimplementasikan oleh Google. Namun dengan adanya teknologi ini, maka layanan milik Google akan dapat mengenali obyek yang ada di video atau gambar.
Sumber dari PittPatt mengatakan Google sudah memiliki teknologi vision yang telah diterapkan pada beberapa layanan Google, antara lain adalah pencarian gambar, Youtube dan Picasa. “Jadi sangat biasa jika kami bergabung dengan Google dan memberikan hasil penelitian kami untuk dapat dibawa ke publik,” kata salah satu sumber dari PittPatt.
Sumber dari Google menyatakan belum akan menerapkan aplikasi ini ke dalam layanannya. “Kecuali kami memiliki proteksi privasi yang kuat,” tambah sumber tersebut.
Saat ini Google sudah memiliki situs jejaring sosial baru bernama Google+ jadi bukan tidak mungkin jika nantinya teknologi ini akan diaplikasikan di situs saingan Facebook tersebut.
More aboutGoogle akan Punya Teknologi Face Recognition

Google Diblokir Di 25 Negara Pengoperasiannya

Diposting oleh AHLAN WASAHLAN

Cina mungkin salah satu contoh yang paling ekstrim, dan Google pun menegaskan kalau layanannya telah diblokir atau disensor pada seperempat negara di mana Google beroperasi.
“Produk-produk Google mulai dari pencarian dan Blogger hingga YouTube dan Google Docs pun juga telah diblokir di 25 dari 100 negara di mana kami menawarkan jasa kami”, ungkap Rachel Whetstone, wakil presiden untuk komunikasi global dan urusan publik.
“Selain itu, kami secara rutin menerima permintaan pemerintah untuk membatasi ataupun menghapus isi dari properti kami.”
Whetstone mengatakan salah satu bahan yang dihapus secara global yang berasal dari hasil pencarian adalah pornografi anak, beberapa link ke materi yang memiliki hak cipta, spam, malware, dan hasil-hasil yang berisi informasi pribadi yang sensitif seperti nomor kartu kredit.
“Khususnya, kami tidak ingin melakukan sensor politik”, tegasnya.
Namun demikian semua terasa berbeda ketika mengunjungi Blogger, YouTube, dan Album Web Picasa.
“Sebagai contoh, di Turki, video yang menghina pendiri Turki modern, Mustafa Ataturk, adalah termasuk ilegal. Dua tahun lalu, kami telah diberitahu seperti konten yang ada di YouTube dan telah memblokir video tersebut di Turki yang melanggar hukum setempat”, kata Whetstone.
“Sebuah pengadilan Turki kemudian menuntut agar kita memblokirnya secara global, dan sudah barang tentu kita menolak untuk melakukannya, dengan alasan bahwa hukum Turki tidak berlaku di luar Turki”.
Menurut Initiative OpenNet, 40 negara kini secara aktif mensensor internet, dan kejadian ini tentunya telah melonjak meningkat tajam dibandingkan kejadian pada tahun 2002 yang hanya masih sedikit.
Bahkan untuk hasil pencarian, sejauh ini Google telah menyesuaikan diri dengan hukum nasional di negara-negara demokratis. Dan salah satu contoh yang ada adalah dengan pembatasan matierla pro-Nazi di Jerman.
Dan Australia sendiri tampaknya akan ada pengujian untuk memecahkan kejadian tersebut yaitu dengan cara mendorong pemerintah mengeluarkan undang-undang untuk memblokir akses ke segala macam materi yang dianggapnya tidak penting, seperti chatroom untuk remaja gay misalnya.
More aboutGoogle Diblokir Di 25 Negara Pengoperasiannya

Makin Populer, Chrome Depak Firefox?

Diposting oleh AHLAN WASAHLAN on Minggu, 11 Maret 2012


Google diberitakan memikirkan untuk putus hubungan dengan Mozilla, apalagi menyusul hubungan kerja di antara keduanya yang tak harmonis lagi. 

Mengutip ComputerWorld, kerja sama antara dua mesin pencari ini berupa penawaran iklan yang ditempatkan di halaman mesin pencari. Jika pengguna internet yang menggunakan Firefox mengklik iklan yang ada di halaman mesin pencari Google, Google akan membayar ke Mozilla atas iklan tersebut. Imbal baliknya, Google menjadi default browser di Firefox.

Masalahnya, kontrak Google dan Mozilla berakhir November 2011 lalu. Jika Google tidak memperpanjang kerja sama tersebut, maka Mozilla berpeluang kehilangan sekitar 80 persen pendapatannya atas bisnis iklan tersebut. Sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak Mozilla, baik soal adanya kerja sama maupun keberlangsungan kontrak itu.

"Kami masih bekerja sama dengan beberapa mesin pencari lain yang berbeda pasarnya, termasuk perusahaan mesin pencari besar, seperti Google, Yahoo, Bing, Yandex, Amazon, eBay, dan lainnya," kata juru bicara Mozilla melalui e-mail. 

Namun, juru bicara Mozilla ini masih yakin bahwa kerja sama bisnis ini akan terus berjalan karena kerja sama tersebut akan menjadi "mesin penghasil" uang bagi Mozilla.

Sejak Google meluncurkan browser sendiri, Google Chrome pada September 2008, pendapatan Mozilla dari kerja sama bisnis tersebut makin merosot. 

Tahun 2008, bisnis ini menghasilkan 88 persen dari total pendapatan Mozilla. Tahun 2009 merosot menjadi 86 persen dan tahun 2010 kembali anjlok menjadi 84 persen. Jika Google tidak memperpanjang kontraknya pada 2010, pendapatan Mozilla hanya tinggal 19,7 juta dollar AS. 

Hubungan Mozilla dan Google mulai tidak harmonis ini karena dibuktikan dengan hasil penghitungan lembaga Statcounter bahwa Google Chrome meraih pangsa pasar 25,7 persen dan Mozilla Firefox hanya 25,2 persen. Sementara lembaga Net Application menghitung Google Chrome meraih 18,2 persen dan Mozilla Firefox meraih 22,1 persen.

Dari hasil StatCounter, terbukti bahwa Chrome sudah melampaui Firefox, berada di posisi kedua setelah Internet Explorer. Sedangkan lembaga Net Application akan diakuisisi oleh Chrome pada April atau Mei 2012.

Sebelumnya, pada tahun 2007 lalu CEO Mozilla Mitchell Baker yang saat ini menjadi CEO di Mozilla Foundation mengaku Mozilla masih bisa hidup tanpa bantuan dari Google, jika dibutuhkan. 
More aboutMakin Populer, Chrome Depak Firefox?

Cara Memaksimalkan Pencarian di Google

Diposting oleh AHLAN WASAHLAN on Senin, 02 Januari 2012

Google masih menjadi mesin pencari nomor satu. Untuk mencari sesuatu sebenarnya cukup mudah, cukup ketikkan di boks pencarian dan tekan Enter. Tetapi tahukah anda jika terdapat cara tertentu yang dapat digunakan untuk memaksimalkan pencarian dengan lebih detail? dengan cara ini, anda dapat memfokuskan pada hasil pencarian yang tentunya dapat menghemat waktu. Berikut penjelasannya





  • Karakter plus (+)
Ketimbang menggunakan spasi untuk menghubungkan pencarian dengan lebih dari dua kata, gunakan karakter plus (+) di antara keduanya agar kedua kata atau lebih tersebut ditampilkan secara berurutan. Bila menggunakan spasi, maka hasil pencarian akan menampilkan kedua kata atau lebih dalam format terpisah.
  • Karakter cacing (~)
Tambahkan karakter tersebut di depan kata pencarian dan hasil akan menampilkan semua sinonim berhubungan dengan kata pencarian. Tetapi harap karakter cacing ini terkadang tidak dapat bekerja dengan baik untuk semua kata. Sebagai contoh: ~HTML akan menghasilkan pencarian untuk HTML dengan sinonim. Sedangkan untuk mencari sinonim dari ~HTML -HTML.
  • Karakter wildcard (*)
Google menyebutnya dengan karakter pengisi kekosongan. Sebagai contoh, dengan mengetikkan : "makanan*" akan menghasilkan pencarian kata makanan bersamaan dengan hasil pencarian lain yang dianggap masih relevan dan berkaitan.
  • Karakter atau (/)
Ketikkan karakter ini di antara dua kata dan hasil pencarian akan menampilkan salah satu dari kata tersebut. Dengan mengetikkan "makanan minuman", maka hasil pencarian akan menampilkan alamat website yang mengandung kata makanan dan minuman. Sedangkan "makanan/minuman" akan menampilkan pencarian makanan saja atau minuman saja.
  • Range dari nilai
Anda dapat melakukan pencarian dengan memasukkan sebuah range nilai tertentu, tetapi anda harus mengetikkannya secara detail. Misal dengan mengetikkan : "PC $700 $800" akan menampilkan hasil pencarian PC dengan harga mulai $700 hingga $800.
  • Pencarian pada website tertentu
Setiap website biasanya memiliki fasilitas pencarian tersendiri, dan menariknya anda dapat mencarinya melalui Google. Hal ini mempersingkat waktu karena anda tidak perlu membuka website tersebut terlebih dahulu. Yang pasti anda harus menyertakan alamat dari website tersebut. Penggunaan seperti ini : "site:www.intel.com rapid storage technology".
  • Mencari website yang berformat sama
Gunakan perintah "related" untuk mencari website dengan format yang sama. Misal : "related:www.youtube.com" untuk mencari semua website yang menyediakan video seperti pada youtube.
  • Perbanyak hasil pencarian
Google dapat langsung menampilkan hasil pencarian hingga seratus alamat website tiap halamannya. Unuk menggunakan fasilitas ini, klik ikon gear di pojok kanan atas kemudian pilih Search Setting. Nonaktifkan dulu fitur Google Instant, kemudian tepat dibawahnya anda dapat mengatur agar Google mampu menampilkan hasil pencarian lebih banyak daripada yang biasanya.
  • Pencarian di Google Group
Saat ini, banyak sekali komunitas-komnitas yang bernaung di dalam Google Group dalam bentuk milis (mailing list), anda dapat mencari semua yang berkaitan dengan nya dengan mengakses groups.google.com.
Ketikkan apa yang ingin anda cari di dalam boks pencarian.
  • Pencarian Detail
Untuk menampilkan hasil pencarian dengan lebih detail, gunakan fasilitas Advanced search. klik di ikon gear kemudian pilih Advanced search. Di sini anda dapat mengatur pencarian berdasarkan parameter tertentu untuk menyempitkan hasil pencarian.
More aboutCara Memaksimalkan Pencarian di Google
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...